Selasa, 20 Februari 2018

Waspada Keamanan Data Pribadi Internet

 Waspada Keamanan Data Pribadi Internet

Internet tak selalu aman dari kasus pencurian maupun penipuan. Kasus tersebut semakin marak. Oknum yang tak bertanggung jawab selalu melancarkan aksinya melalui internet.

Kasus-kasus yang seperti itu, ternyata menarik perhatian masyarakat Indonesia untuk semakin sadar akan bahaya pencurian dan penipuan di internet. Angka kesadaran terkait hal itu, cukup tinggi.

Menilik data dari hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2017, sebanyak 83,98 persen pengguna internet sadar mengenai aksi tipu-tipu di dunia maya dan 65,98 persen dari pengguna internet juga sangat menjaga keamanan data pribadinya.

Menurut Ketua Umum APJII, Jamalul Izza, kesadaran keamanan privasi dalam berinternet yang tinggi itu barangkali dilatarbelakangi berbagai kasus-kasus yang menjadi viral. Kemudian menjadikan banyak orang mulai berhati-hati terhadap persoalan tersebut.

Hal-hal yang viral sepertinya yang menjadikan pengguna internet sadar terhadap keamanan privasi mereka, ujarnya saat acara pemaparan hasil survei pengguna internet Indonesia di Jakarta, Senin (19/2).

Ia pun menyontohkan kebiasaan pengguna internet sebelum menyadari betapa pentingnya data mereka. Misalnya saja melampirkan data diri di media sosial mulai dari alamat rumah hingga nomor telepon.

Data-data tersebut bisa saja digunakan oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab. Makanya para pengguna pun sekarang sudah mulai sadar jika data tersebut bisa digunakan untuk melakukan penipuan, kata dia.

Berdasarkan hasil survey terbaru APJII tahun 2017, jumlah pengguna internet Indonesia telah mencapai 143,26 juta jiwa atau 54,68 persen dari 262 juta jiwa penduduk negeri ini. Sebelumnya, pada tahun 2016, jumlah pengguna internet Indonesia mencapai 132,7 juta jiwa.

0 komentar:

Posting Komentar